Jumat, 01 Agustus 2014

Asal Muasal Pasir Pengaraian Rokan Hulu Riau (NEGERI SERIBU SULUK)



Sekitar tahun 1901 Pasir Pengaraian malai di ketahui orang. Pasir Pengaraian adalah ibu kota Rambah sekaligus ibu kota kabupaten Rokan Hulu. Pada tahun 1899 terjadi bencana alam di negri Rambah yaitu kelaparan dan penyakit sehingga masyarakat sekitar banyak meninggal dan juga sakit – sakitan. Dahulu orang daerah ini berladang dari rambah membawa keluarga mereka dengan bekal sedikit untuk mengelilingi sungai rokan kanan. atau yang lebih dikenal dalam bahasa melayu Rambah yang disebut dengan sungai BATANG LUBUH. 
Sungai ini dahulu sebagai urat nadi perekonomian masyarakat Rambah, yang digunakan sebagai sarana transportasi sebelum di bukanya akses jalur darat. Karena di sungai Batang Lubuh ini banyak mengandung emas, yang di bawa dari hulu sungai yang  bercampur dengan pasir maupun yang di bawa langsung oleh arus sungai yang deras. Menurut cerita masyarakat yang tinggal di tepian sungai Batang Lubuh selama puluhan tahun dan beberapa saksi yang saya jumpai seperti Bapak M. Nasir Nst iya mengatakan" bahwa pada akhir tahun 1970 samapai awal tahun 1980 han, sebagian masyarakat masih ada yang menambang emas secara tradisional di sungai ini".
Adapun alat yang digunakan adalah semacam saringan yang berlobang kecil yang berguna untuk memisahkan antara pasir dan partikel emas yang terbilang kecil. Dalam bahasa melayu Rambah di sebut AYAKAN, adapun teknik yang digunakan disebut pengiraian. Setelah sekian lama aktifitas penambangan tradisional ini berlangsung, akhirnya emas yang ada di sungai Batang  Lubuh ini perlahan susah untuk di temukan. (OLAH HABIH). 
Akhirnya yang ada hanya pasir saja yang ditemukan di tempat pengiraian tambang emas milik masyarakat. Unding puyak unding akhirnya masyarakat sekitar sepakat memberi nama daerah ini Pasir Pengiraian. Nama ini bertahan cukup lama. Akhirnya nama tersebut di sempurnakan dengan nama PASIR PENGARAIAN sampai sekarang. Pasir Pengaraian sekarang sudah menjelma menjadi kota yang indah dan perkembangannya cukup signifikan terutama untuk wilayah RIAU.


Hasil gambar untuk pasir pengaraian




Hasil gambar untuk pasir pengaraian


Hasil gambar untuk pasir pengaraian




Semoga blog yang saya bagikan kali ini dapat menambah wawasan kita bersama, serta mengetahui historis daerah nya sendiri.
SINGKEK IKO LA DOLU CITO WAK YO, LAI WAKTU WAK ISUK, WAK SAMBONG PULO LEH....!!!  

HA IYOLAH YO.!!!

4 komentar: